Gelar Pengajian dan Belajar Membaca Al Quran tahanan Polres Wakatobi
Humas Res Wakatobi - Kepala Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polres Wakatobi Ipda La Ode Amirudin Kolaborasi pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Gelar program Dirasah Orang Dewasa (Dirosa) sekaligus Penyuluhan Agama di Rutan Polres Wakatobi yang dibimbing oleh Bapak La Ode Sarimu, S.E., M.Pub, Ibu Wa Ode Syaidah, S.E., Ibu Hj. Masniati. A.Md. Senin (18/9/2023)
Pertemuan kedua ini tetap Perbaiki Bacaan Al-Quran dan Belajar Membaca Al-Quran Bagi tahan Polres Wakatobi dan tahanan Titipan Kejaksaan Negeri Wakatobi.
Kolaborasi Tim Dirosa ini merupakan upaya meningkatkan pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Quran pada para tahanan di rutan Polres Wakatobi, dengan penuh harapan dapat memberikan kesempatan kepada para tahanan untuk memperbaiki bacaan dan pendalaman terhadap ayat suci Al-Quran.
Pertemuan kedua Kegiatan ini dibimbing langsung oleh pihak Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi untuk memberikan pembinaan dan bimbingan kepada tahanan Polres Wakatobi dan Tahanan Titipan Kejaksaan Negeri Wakatobi dalam mempelajari dan memahami Al-Quran.
Program belajar membaca Al-Quran dilaksanakan secara terstruktur dengan menggunakan metode Dorasa disesuaikan dengan kemampuan dan tingkat pemahaman masing-masing para Tahan.
Kepala Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti) Polres Wakatobi Ipda La Ode Amirudin menyampaikan "Bahwa kolaborasi Polres Wakatobi dengan Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi ini adalah pertemuan kedua, kami berharap para tahanan dapat merasakan manfaat dari program ini dan memperoleh pengetahuan yang bermanfaat."
Sat Tahti memiliki tugas mulia menyelenggarakan pelayanan perawatan dan kesehatan tahanan, termasuk pembinaan jasmani dan rohani, serta menerima, menyimpan dan memelihara barang bukti, yang didukung dengan penyelenggaraan administrasi umum yang terkait sesuai bidang tugas tahti. Tutup Kasat Tahti
Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, mengungkapkan "Dengan membantu para tahanan dalam mempelajari dan memahami Al-Quran, dapat memberikan pengaruh positif dan membantu mereka dalam mengubah kehidupan mereka ke arah yang lebih baik."
Lebih lanjut, Pola Pembinaan Islam bagi kaum Muslimin Pemula (pria wanita; remaja, orang dewasa, kakek nenek; Muallaf) yang dikelola secara sistematis, berjenjang dan berlangsung terus-menerus, mengaplikasikan cara cepat membaca Al-Qur’an melalui program Dirasah Orang Dewasa (Dirosa) sangat efektif dan efisien
Pengajian dan program belajar membaca Al-Quran di Rutan Polres Wakatobi ini dapat memberikan harapan dan kesempatan baru bagi tahanan untuk meningkatkan pemahaman dan hubungan mereka dengan agama. Tutupnya (Asbar)
Komentar
Posting Komentar